AKRAPNEWS - PAPUA: Editorial Berita: PERTEMUAN IBU PENATUA KON HEHANUSSA, MAJELIS PENDAMPING PERLANSIA GPI PAPUA JEMAAT ELIM ABEPURA DENGAN PENGURUS BKKBN PROVINSI PAPUA, DI KANTOR BKKBN.

 
Oleh: Redaksi Akrapnews Papua
Jayapura, Papua – 9 Juni 2026
PERTEMUAN IBU PENATUA KON HEHANUSSA, MAJELIS PENDAMPING PERLANSIA GPI PAPUA JEMAAT ELIM ABEPURA DENGAN PENGURUS BKKBN PROVINSI PAPUA, DI KANTOR BKKBN.


JAYAPURA, AKRAPNEWS – Bertempat di ruang kerja Kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, dilaksanakan pertemuan antara Ibu Penatua Kon Hehanussa dalam kapasitas selaku Majelis Pendamping Perlansia Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua Jemaat Elim Abepura, dengan pengurus BKKBN Provinsi Papua pada hari Selasa (9/6/2026). 

Dalam pertemuan tersebut, Ibu Tirza Itaar dari BKKBN sebagai penanggung jawab Bidang Kesejahteraan Keluarga (BKL) dan Sekolah Lansia juga turut hadir untuk menyampaikan hasil pembahasan bersama.
 
Sebagai Majelis Pendamping Perlansia GPI Papua Jemaat Elim Abepura, saya sangat senang bisa bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Papua untuk membahas beberapa program penting yang akan memberikan manfaat bagi para lansia di lingkungan kita," ujar Ibu Penatua Kon Hehanussa saat membuka pertemuan.
 
Salah satu poin utama yang disepakati dalam pertemuan adalah pelaksanaan sosialisasi Bidang Kesejahteraan Keluarga (BKL). Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026, setelah ibadah Perlansia. 
 
"Sosialisasi BKL bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya kesejahteraan keluarga serta program-program yang disediakan oleh BKKBN untuk mendukung hal tersebut. 

Kami berharap banyak masyarakat yang dapat menghadiri kegiatan ini, terutama juga anggota Perlansia dan keluarga mereka yang menjadi fokus perhatian Majelis Pendamping Perlansia kami," jelas Ibu Tirza Itaar.
 
Menurut Ibu Penatua Kon Hehanussa, sosialisasi ini akan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama antara gereja dan pemerintah dalam menangani kebutuhan kesejahteraan keluarga dan lansia. "Sebagai Majelis Pendamping, kami akan membantu menyebarkan informasi ini kepada seluruh anggota dalam  jemaat agar tidak ada yang ketinggalan manfaat dari program yang disediakan oleh BKKBN," ujarnya.
 
Selain sosialisasi BKL, pihaknya juga membahas secara mendalam mengenai pelaksanaan Sekolah Lansia. Program ini direncanakan akan dimulai pada bulan Agustus 2026, dengan catatan telah tercapai kesepakatan bersama antara Majelis Pendamping Perlansia GPI Papua Jemaat Elim Abepura dan BKKBN Provinsi Papua.
 
"Kami sebagai Majelis Pendamping Perlansia GPI Papua Jemaat Elim Abepura telah mengidentifikasi bahwa para lansia di lingkungan kami membutuhkan wadah khusus untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Sekolah Lansia akan menjadi sarana yang tepat untuk memberikan pelayanan dan pembinaan bagi lansia di Papua, mulai dari pendidikan kesehatan, keterampilan, hingga kegiatan sosial yang positif," jelas Ibu Penatua Kon Hehanussa.
 
Menurutnya, pihak BKKBN Provinsi Papua telah memiliki Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Sekolah Lansia yang siap digunakan. "Petunjuk teknis tersebut akan kami fotokopi dan serahkan kepada Kepala Sub Bidang Pelayanan Kategorial untuk menjadi acuan dalam pelaksanaannya. Kami juga akan membentuk tim khusus dari Majelis Pendamping Perlansia untuk membantu mengorganisir dan menjalankan program Sekolah Lansia ini," tambahnya.
 
Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih detail mengenai kedua program tersebut, pihak BKKBN Provinsi Papua bersama dengan Majelis Pendamping Perlansia GPI Papua Jemaat Elim Abepura akan menyampaikan penjelasan lebih lanjut bersamaan bertepatan dengan pelaksanaan ibadah Perlansia  pada tanggal 18 Juni 2026 di GPI Papua Jemaat Elim Abepura.
 
"Kami mengundang Anggota Perlansia dalam jemaat yang berminat, terutama  bagi keluarga  anggota jemaat yang memiliki orang tua lansia, untuk menghadiri ibadah dan juga mendapatkan informasi lengkap mengenai program BKL dan Sekolah Lansia. 

Pada kesempatan tersebut, kami juga akan membuka pendaftaran bagi lansia yang ingin mengikuti Sekolah Lansia, serta memberikan penjelasan mengenai persyaratan dan kegiatan yang akan dilaksanakan," pungkas Ibu Tirza.
 
Sebelum mengakhiri pertemuan, Ibu Penatua Kon Hehanussa menyampaikan harapan yang besar terhadap kerja sama ini,    "Sebagai Majelis Pendamping Perlansia GPI Papua Jemaat Elim Abepura, saya berharap program yang direncanakan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang nyata bagi para lansia di Papua. 

Kita percaya bahwa dengan kerja sama yang baik antara gereja dan pemerintah, kita dapat memberikan layanan yang lebih baik bagi mereka yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara. Trima kasih atas perhatian dan dukungannya kepada semua pihak,  Tuhan Yesus Memberkati," ucapnya secara bersama-sama dengan seluruh peserta pertemuan.Syowi🙏
 
(Red/Akr)
Kontributor : Vicky Ririhena
Edit & Publikasi : Andi A Mallawa.S.Kom

Posting Komentar

0 Komentar