Oleh: Vicky Ririhena
Akrapnews-Mimika, ||" Pelabuhan YPMAK Paomako menjadi lokasi penyerahan fasilitas kesehatan penting yang diberikan Pemerintah Provinsi Papua Tengah kepada dua kabupaten di wilayahnya, Minggu, 8 Maret 2026
Wakil Gubernur Deinas Gelay, S.Sos., M.Si., secara langsung menyerahkan satu speedboat yang difungsikan sebagai ambulans laut untuk Puskesmas Potowaiburu di Kabupaten Mimika, serta satu mobil ambulans untuk Puskesmas Sinak di Kabupaten Puncak. Acara tersebut dihadiri Bupati Mimika, Johannes Rettob.
Tim pemerintahan daerah Mimika menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang datang dari tingkat provinsi. Fasilitas baru ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan akses serta kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir Mimika yang sebelumnya terkadang menghadapi kesulitan dalam mendapatkan bantuan medis tepat waktu.
Meskipun ambulans laut diharapkan memberikan manfaat besar, pihak Pemda Mimika juga mengakui tantangan yang ada pada moda transportasi perairan. Kondisi musim ombak yang sering kali tinggi menjadi faktor risiko utama yang dapat menghambat layanan darurat. Berdasarkan hal tersebut, pemerintah daerah menetapkan fokus pembangunan ke depan pada penguatan infrastruktur dan konektivitas darat, sebagai upaya menyediakan jalur akses yang lebih handal dan aman bagi seluruh masyarakat.
Untuk mendukung terwujudnya tujuan tersebut, beberapa usulan dan masukan dapat dipertimbangkan oleh Pemda Mimika. Pertama, perlu diprioritaskan pembangunan serta revitalisasi jalan utama dan akses menuju daerah terpencil, termasuk pembuatan jalan alternatif untuk wilayah yang rawan terisolasi. Kedua, dibutuhkan sistem transportasi darurat yang lengkap, mulai dari armada kendaraan yang cocok untuk berbagai medan hingga personel yang telah mendapatkan pelatihan khusus. Ketiga, kerja sama yang erat dengan berbagai pihak – mulai dari pemerintah provinsi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, hingga sektor swasta – akan menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan penyediaan fasilitas pendukung. Keempat, kajian komprehensif terkait rute darat perlu dilakukan untuk mengidentifikasi titik strategis dan potensi hambatan. Kelima, selain jalan darat, juga perlu dilakukan kajian kelayakan terkait pemanfaatan moda transportasi lain seperti jalur rel atau sistem transportasi sungai yang dapat dioptimalkan. SYOWI 🙏
Kontributor : Vicky Ririhena
Edit by : Frans Rohrohmana
0 Komentar