Oleh: Vicky Ririhena | 18 Maret 2026
AKRAPNEWS -Ambon, ||"Walikota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si melakukan peluncuran bantuan pangan (Banpang) yang dilaksanakan secara nasional untuk alokasi bulan Februari dan bulan Maret 2026, bertempat di halaman Gudang Bulog Galala Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Rabu (18/3/2026)", yang ditandai dengan pelepasan Armada pengangkut bantuan pangan kepada masyarakat.
Gambar : Walikota Ambon Luncurkan Bantuan Alokasi Pangan Februari-Maret 2026
Peluncuran bahan pangan ini dilakukan secara Nasional dan untuk Kota Ambon serta Provinsi Maluku dilakukan oleh Perum Bulog Kanwil Maluku-Maluku Utara. Hadir dalam acara itu, Walikota Ambon, Pimwil Perum Bulog Kanwil Maluku-Maluku Utara dan jajarannya, Yang mewakili Kapolresta P. Ambon dan Pp. Lease, Yang mewakili Komandan Distrik Militer 1504 Ambon, Pimpinan OPD lingkup Pemkot Ambon, Tamu undangan serta perwakilan masyarakat penerima bantuan pangan.
Pemerintah Kota Ambon mengapresiasi dan berterima kasih atas kegiatan dilakukan oleh pemerintah lewat Perum Bulog, yang terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat khusus untuk beras dan minyak goreng. Kata Walikota Ambon
Menurutnya, kita menyadari betul bahwa, tantangan kita hari ini adalah bagaimana mengantisipasi gejolak yang sementara terjadi sebagai akibat dari pada dampak peperangan di Timur Tengah tapi juga dampak yang lain,”
Oleh karena itu, Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) serta Perum Bulog berupaya untuk terus menjamin ketersediaan stok pangan bagi masyarakat. Menurut Wali Kota, apa yang dilakukan oleh pemerintah ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat bisa paling tidak memenuhi kebutuhan minimalnya dengan baik.
Dalam sambutan khusus kepada awak Media dari Akrapnew Papua di sela acara, Wali Kota menambahkan:
"Beta ingin pastikan bahwa setiap keluarga di Ambon, terutama yang kurang mampu, tidak merasa terlantar jelang hari raya. Kami bekerja sama erat dengan Bulog dan mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat untuk meningkatkan porsi bantuan. 'Beta Par Ambon, Ambon Par Samua' bukan hanya kata-kata belaka, ini adalah janji bahwa kita akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk seluruh masyarakat kota kita."
Walikota juga mengungkapkan, "Kita sadar tantangan logistik di wilayah Timur Indonesia tidak ringan, namun berkat kerja sama yang baik, bantuan ini bisa sampai tepat waktu dan tepat sasaran. Semoga dengan tambahan stok beras dan minyak goreng, masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang dan bahagia bersama keluarga."
Setiap penerima di Kota Ambon mendapatkan paket bantuan sebesar 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng dua kali lipat dari target nasional yang ditetapkan Bapanas untuk 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) se-Indonesia dengan porsi 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.
---*Stok Pangan Aman Jelang Hari Raya*--
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani sebelumnya telah menegaskan bahwa stok pangan strategis nasional terjaga dengan baik. Hingga awal Februari 2026, Bulog mengelola stok beras sebesar 3,3 juta ton (3,22 juta ton cadangan pemerintah dan 95.523 ton komersial) serta minyak goreng 15.475 kiloliter. Untuk Ambon sendiri, pihak Bulog memastikan cadangan mencukupi tidak hanya untuk perayaan Idul Fitri namun juga beberapa bulan ke depan.
-----------*"Beta Par Ambon, Ambon Par Samua" dalam Aksi*--------------------------
Tagline kepemimpinan Wali Kota periode 2025-2030, "Beta Par Ambon, Ambon Par Samua" (Aku untuk Ambon, Ambon untuk Semua), nyata terwujud melalui program ini. Hal senada juga terlihat dari langkah pemkot Ambon sebelumnya dalam penertiban pasar tradisional untuk kenyamanan bersama.
Program bantuan pangan yang dialokasikan anggaran nasional sebesar Rp11,92 triliun ini bukan hanya sekadar distribusi barang, melainkan bukti nyata kehadiran negara yang menyentuh masyarakat paling bawah. Apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Bapanas, dan Bulog yang terus menjaga kontinuitas program ini menjadi penting, mengingat target produksi beras nasional tahun 2026 diperkirakan kembali mencapai swasembada.
Dalam konteks wilayah Timur Indonesia yang sering menghadapi tantangan logistik, langkah Ambon dalam memastikan bantuan pangan tepat sasaran dan berkualitas menjadi contoh yang patut diikuti. Semoga upaya ini dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kesejahteraan lebih luas, tidak hanya di Ambon namun juga di seluruh pelosok tanah air termasuk Papua.Syowi🙏
Kontributor: Vicky Ririhena
0 Komentar