Tema: Kobarkanlah Karunia Allah yang ada padamu (2 Timotius 1:6)
Oleh : Vicky Ririhena
Pembukaan – Rapat Kerja (Raker) Jemaat Ke-2 Gereja Protestan Indonesia (GPI) Elim Abepura Tahun.2026,
AKRAPNEWS - Jayapura, Pembukaan – Rapat Kerja (Raker) Jemaat Ke-2 Gereja Protestan Indonesia (GPI) Elim Abepura Tahun.2026, Klasis Jayapura, resmi dibuka pada Jumat, 13 Februari 2026 pagi pukul 09.00 WIT sampai dengan selesai, yang bertempat di Gedung Gereja GPI Papua Elim Abepura Jayapura.
Kegiatan diisi dengan ibadah pembukaan dan seremonial resmi ini menjadi momentum penting bagi jemaat untuk menyusun arah dan program kerja serta mengelola keuangan pada tahun 2026, dengan mengangkat tema "Kobarkanlah Karunia Allah yang ada padamu" berdasarkan firman Tuhan dalam 2 Timotius 1:6.
Mewakili Walikota Jayapura (Ass.3. Ibu Dr. Sri Nyoman ) Membuka Acara Rapat Kerja ke - 2 Jemaat GPI Papua Elim Abepura Tahun 2026.
Ibadah pembukaan dipimpin langsung oleh Pdt. Lidia Unmehopa.STh, dengan pembacaan ayat Alkitab dari Amsal 26:4. Dalam kesempatan ini, tema utama yang disampaikan mengajak seluruh jemaat untuk membangkitkan kembali karunia yang telah diberikan Allah kepada setiap anggota, sebagaimana diperintahkan dalam 2 Timotius 1:6 yang berbunyi "Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu."
Utusan Wadah Perlansia GPI Papua Elim Abepura (diwakili Sekretaris Ibu Lira Rahayaan) menyerahkan Program Kerja Perlansia Tahun 2026 kepada PHMJ.
Adapun Refleksi yang disampaikan oleh Ipen Lidia menekankan pada; "Kedaulatan Tuhan atas manusia", dengan penekanan bahwa meskipun manusia merencanakan dalam hati, namun adalah kehendak Tuhan yang menentukan arah langkahnya. Sebagai kelanjutan dari pesan tersebut, dia juga mengingatkan bahwa setiap karunia yang diberikan Allah memiliki tujuan tertentu; untuk melayani sesama dan membangun tubuh Kristus, sehingga tidak boleh dibiarkan padam atau tidak dimanfaatkan.
Pose Para Majelis Jemaat Peserta Biasa mengikuti Rapat Jemaat ke,2 tahun 2026.
Inti dari Pesan ini mengajak seluruh anggota jemaat yang menghadiri rapat Kerja Jemaat ke-2 untuk menyerahkan segala rencana kepada Tuhan, sebagai dasar dalam menjalankan tugas dan aktivitas dalam jemaat, sekaligus mengaktifkan karunia yang ada dalam diri masing-masing untuk mendukung kemajuan jemaat dan kesejahteraan masyarakat.
Peserta Rapat Kerja Jemaat Ke- 2 tahun 2026. (Peserta Luar Biasa, BPK. Leo Benaino) Baju Batik.
Kehadiran para undangan yang hadir dalam pembukaan Rapat Kerja ke 2 Jemaat GPI Papua Elim Abepura di saat ini dari berbagai unsur antara lain; pemerintah dan lembaga terkait, hal ini menunjukkan sinergi antara jemaat dan lingkungan masyarakat. Antara lain para undangan yang diwakili oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura (Bpk. Leonerd Laimena), Kapolsak Abepura, Kapolsek Heram, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura (Bpk. Rocky Babena), Serta Walikota Jayapura yang diwakili oleh assisten, 3. (Ibu Dr Sri Nyoman), Selain itu hadir juga Kepala Kantor Perwakilan Sinode GPI Papua Jayapura (BPK.Dr.Onasimus Sahuleka.SH.MHum), Komandan Koramil 17 Abepura, serta unsur PHMJ GPI Papua Elim Abepura, Ketua BPP Jemaat dan seluruh komponen yang ada dalam Jemaat.
Setelah sambutan dan pembukaan resmi oleh Perwakilan Walikota, acara dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta serta menyanyikan Mars GPI Papua, setelah sebelumnya mengiringi Pembukaan Rapat Kerja ke. 2 GPI Papua Elim Abepura Tahun 2026 dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu hymne GPI Papua. Acara seremonial ditutup dengan harapan bahwa raker kali ini akan menghasilkan program kerja yang tepat sasaran dan pengelolaan pendapatan serta belanja jemaat yang transparan serta Akuntable dan bermanfaat bagi kemajuan jemaat dan masyarakat sekitar, dengan setiap anggota turut berkontribusi melalui karunia yang dimilikinya.
Pose Para Majelis Jemaat Peserta Biasa mengikuti Rapat Jemaat ke,2 tahun 2026.
Ketua Klasis GPI Papua, Pdt.Jefri Hindom M.Th, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa raker tahun ini bukan hanya tentang urusan administrasi dan keuangan, namun lebih pada bagaimana jemaat dapat menjadi ujung tombak pelayanan dan penguatan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi kedaulatan Tuhan dalam setiap langkah. "Kita diingatkan untuk tidak menyimpan karunia yang diberikan Allah, melainkan mengobarkannya dengan penuh semangat untuk kemuliaan nama-Nya dan kebaikan bersama," ujar Pdt. Jefri Hondom. Syowi 🙏
Kontributor : Vicky Ririhena
Edit by: Andi Askari Mallawa
0 Komentar