EDITORIAL : BULLETIN GPI ELIM PERLANSIA GPI PAPUA ELIM ABEPURA BUKA TAHUN 2026 DENGAN SEMANGAT "MAJU TERUS PANTANG MUNDUR"

 Oleh : Vicky Ririhena
Kegiatan Ibadah Perdana Perlansia GPI Papua Elim Abepura  2026 berlangsung di Rumah  Kel.N Agaki Perumahan Anugrah Regency Blok E 3, Holtekam Jayapura.

AKRAPNEWS- Jayapura|| Ibadah Perdana Tahun 2026 Jadi Momentum Persatuan dan Pelayanan,  tepat di hari Kamis, 8 Januari 2026, Persekutuan  Lansia (Perlansia) GPI Papua Elim Abepura sukses menggelar ibadah perdana tahun pelayanan baru 2026, menghimpun 32 orang sahabat lansia di Rumah Keluarga N Agaki (atas nama Ibu L Talapessy) di Perumahan Anugrah Regency Blok E 3, Holtekam. Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIT,
Setelah berkumpul bersama di Gereja Elim Abepura sejak pukul 16.00 WIT – menjadi bukti nyata bahwa peran lansia dalam tubuh gereja  GPI Papua Elim Abepura tetap kokoh dan penuh semangat.
 
Dengan mengikuti liturgi Perlansia model Pola A yang dipandu oleh Liturgos ibu Yurike Tubalawoney dari pengurus Lansia  bidang  Kekes;  
Mengawali ibadah ini, diisi dengan puji-pujian dengan melagukan Mars Organisasi. Selanjutnya, acara disambut dengan Yel Yel Perlansia yang berbunyi "Aku Sehat, Aku Hebat, Aku Kuat", yang diserukan secara serempak bersama-sama.

Acara berlanjut dengan menyanyikan lagu dari KDJ 450:1-3 berjudul "Hidup Kita Yang Benar", yang mampu menyatukan hati seluruh umat yang hadir.

Pelayan Firman Pdt Vero A Balubun, S.Si, menyampaikan khotbah bahwa kita sekarang ini berada di Minggu - minggu Epifania, 


Dimana  Arti  dari Epifania Dalam  kalangan agama Kristen,adalah hari raya yang dirayakan pada tanggal 6 Januari setiap tahunnya. Hari ini memperingati "pemunculan" Kristus kepada dunia, khususnya pertemuan Yesus dengan tiga orang bijak dari Timur yang datang untuk menyembahnya. Di beberapa tradisi, juga diperingati sebagai hari pemandian Yesus di sungai Yordan dan awal karya kemuridan-Nya. dengan mengambil teks pembacaan  Alkitab dari Mazmur 19:1-6 Dengan judul perikop "Kemuliaan Tuhan dalam Pekerjaan". Pesan ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah pelayanan yang dilakukan oleh lansia adalah bentuk penghormatan terhadap karya Tuhan dalam hidup mereka,  oleh sebab itu Pdt Vero mengajak umat untuk merenungkan makna perlansia sebagai momen untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan serta sesama anggota jemaat. Ia menjelaskan bahwa perlansia bukan hanya tentang acara keagamaan semata, melainkan juga kesempatan untuk menyadari tanggung jawab bersama dalam membangun komunitas yang penuh kasih dan keadilan.
 
Khotbahnya juga menyentuh tentang pentingnya hidup yang benar sesuai dengan ajaran Tuhan, yang sejalan dengan makna nyanyian KDJ 450 yang telah dinyanyikan sebelumnya. Ia mengingatkan bahwa setiap langkah yang kita lakukan haruslah berpijak pada nilai-nilai yang luhur, agar kehidupan kita benar-benar menjadi saksi bagi kebesaran Tuhan di tengah masyarakat.

Data kehadiran menunjukkan kontribusi aktif dari berbagai kalangan, dengan 25 perempuan dan 7 laki-laki yang hadir. Antara lain terdiri dari 11 anggota majelis (3 laki-laki dan 8 perempuan) serta 2 pengurus Kompelans Lingkup MPK. Kolekta yang terkumpul juga mencerminkan komitmen bersama dalam pelayanan: Rp158.000 untuk persembahan, Rp149.000 untuk diakonia, dan Rp133.000 untuk pembangunan gereja.
 
Pada akhir ibadah, Ibu Lien Subunur selaku Ketua Perlansia menyampaikan pesan khusus yang penuh semangat. Setelah mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama tahun 2025, ia mengajak seluruh sahabat lansia untuk lebih giat dalam pelayanan tahun ini dengan moto "Maju terus pantang mundur". Moto ini bukan hanya semangat pribadi, melainkan janji bersama untuk terus memberikan kontribusi berharga bagi gereja dan masyarakat, dengan keyakinan bahwa Tuhan Yesus akan selalu memberkati setiap langkah pelayanan.
 
Perlansia GPI Papua Elim Abepura membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus melayani. Sebaliknya, pengalaman dan kedewasaan yang dimiliki menjadi aset berharga yang memperkuat persatuan dan membawa berkah bagi tubuh gereja secara keseluruhan. syowi🙏

Kontributor : Vicky Ririhena

Posting Komentar

0 Komentar