EDITORIAL AKRAPNEWS - PAPUA : KOMITMEN NYATA ATASI BANJIR KELURAHAN KOTA BARU: LANGKAH AWAL YANG DITUNGGU WARGA,



Walikota Jayapura Abisai Rollo didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Provinsi Papua meninjau Kompleks Konya
  
JAYAPURA,  – Turun langsung ke lokasi, mendengar keluhan warga, dan segera merumuskan solusi konkret. Itulah langkah nyata yang ditunjukkan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH.,MH., bersama Kepala Balai Wilayah Sungai Papua, Dave Muchaimin, saat meninjau kawasan Kompleks Konya, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Selasa (19/5) lalu. Kehadiran pimpinan daerah di titik rawan banjir ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan jawaban atas keresahan panjang warga yang selama ini harus berjuang saat air meluap setiap kali hujan turun, bahkan genangan masih bertahan lama meski hujan telah reda.
 
Bagi warga Kompleks Konya dan sekitarnya, persoalan banjir dan genangan air sudah menjadi musabab sehari-hari yang mengganggu mobilitas, merusak fasilitas, dan menurunkan kenyamanan hidup. Jalanan yang terendam, lingkungan permukiman yang becek, serta risiko kesehatan yang mengintai, menjadi beban yang harus ditanggung sendiri oleh masyarakat bertahun-tahun lamanya. Kondisi ini tentu tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, apalagi kawasan ini berada di pusat pertumbuhan pemukiman di Distrik Abepura.
 
Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kota Jayapura bersama Balai Wilayah Sungai Papua akhirnya memberikan kepastian yang ditunggu-tunggu. Dua langkah utama segera digarap,  penimbunan jalan sepanjang sekitar 230 meter dan pemasangan bronjong di sisi kiri-kanan jalan untuk memperkuat struktur tanah. Ditambah lagi dengan rencana pengerukan saluran-saluran air yang mulai dangkal, upaya ini menjadi paket penanganan awal yang cukup komprehensif dan menyentuh akar masalah yang ada di permukaan. Target penyelesaian yang ditetapkan paling lambat tahun depan, menjadi harapan baru bahwa kawasan ini akan berubah wajah menjadi lebih layak huni.
 
Namun demikian, mengingat kondisi wilayah ini yang merupakan kawasan rawa dan sangat sering tergenang air, perlu adanya pengkajian rencana proyek ini secara mendalam dan matang, jangan sampai dikerjakan asal-asalan. Karakteristik struktur tanah yang lunak dan daya serap air yang rendah menuntut perencanaan teknis yang presisi agar penimbunan dan konstruksi yang dibangun nanti benar-benar kuat, kokoh, dan tidak cepat amblas atau rusak saat diterpa air kembali.
 
Selain perencanaan teknis, aspek pelaksanaan menjadi hal yang sangat krusial. Pemerintah wajib memastikan kualitas kontraktor yang mengerjakan proyek ini benar-benar memiliki kemampuan, rekam jejak baik, dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Penetapan pemenang lelang harus transparan, serta menghindari segala bentuk mark-up atau potongan biaya yang mengurangi kualitas bahan dan pekerjaan, sehingga mutu pengerjaan dan hasil akhir dapat dipertanggungjawabkan dengan baik sesuai spesifikasi yang direncanakan. Jangan sampai anggaran yang besar dikeluarkan, namun hasilnya kembali rusak dalam waktu singkat.
 
Penting dicatat, penanganan banjir di Kota Jayapura bukanlah pekerjaan sederhana. Tantangan geografis, kondisi aliran air alami, serta kepadatan pemukiman membuat persoalan ini memerlukan kerja sama lintas sektor dan keterpaduan program. Di sinilah peran Balai Wilayah Sungai Papua menjadi sangat krusial. Komitmen yang disampaikan Kepala Balai untuk mendukung penyediaan alat berat dan dukungan teknis, menunjukkan bahwa penanganan ini tidak hanya menjadi beban pemerintah kota semata, melainkan tanggung jawab bersama demi kesejahteraan warga Papua.
 
Kami mengapresiasi pernyataan Wali Kota yang menyadari bahwa untuk jangka panjang masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Namun, langkah awal ini sangat berharga karena memberikan dampak nyata yang bisa dirasakan warga dalam waktu dekat. Masyarakat berhak menuntut konsistensi,  mulai dari proses tender, pelaksanaan fisik, hingga pengawasan kualitas pekerjaan, semuanya harus berjalan transparan dan akuntabel.
 
Kepada seluruh warga di sekitar Kompleks Konya dan Kelurahan Kota Baru, kami menghimbau agar ikut membantu mengawasi jalannya pekerjaan ini. Mengingat ini wilayah rawan banjir, ketelitian sangat diperlukan. Apabila ditemukan ada pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai rencana, menggunakan bahan yang buruk, atau ada indikasi penyimpangan, segera laporkan ke pihak berwenang, Dinas terkait, atau Lembaga Swadaya Masyarakat. Pengawasan warga adalah kunci agar pembangunan ini bermanfaat jangka panjang.
 
Masalah banjir di Jayapura adalah cerminan tantangan pembangunan perkotaan yang harus dihadapi dengan kepala dingin dan kerja keras. Keberhasilan penanganan di Kompleks Konya akan menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam menyelesaikan masalah serupa di titik-titik rawan lain seperti di Hamadi, Numbay, Argapura, dan kawasan pesisir lainnya.
 
Akrapnews,  mendukung penuh langkah Pemda dan Balai Wilayah Sungai Papua,  Kami berharap pekerjaan ini dapat  berjalan dengan  lancar, tepat waktu, dan berkualitas. 

Bagi pemerintah, inilah momen membuktikan bahwa kehadiran negara itu nyata, bukan hanya saat kampanye, tapi saat warga sedang kesusahan. 

Bagi warga, mari kita awasi dan dukung agar setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan benar-benar terwujud dalam jalan yang tinggi, air yang lancar, dan lingkungan yang bebas banjir. Syowi🙏

Akrapnews - Papua
Terkini, Terpercaya, Terlapor

Kontributor : Victor Ririhena
Edit by & Publikasi: Andi Askari Mallawa.S.Kom

Posting Komentar

0 Komentar