"Vicasera - Papua"
ABEPURA, JAYAPURA – Usia bukanlah penghalang untuk tetap bugar, aktif, dan penuh semangat. Hal ini dibuktikan oleh 40 anggota Persekutuan Lansia (Perlansia) GPI Papua Jemaat Elim Abepura yang antusias mengikuti kegiatan Family Gathering bertajuk "Senam Peregangan di Air" (Water Stretching). Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja pengurus Perlansia tahun 2026 ini berlangsung meriah dan akrab di Hotel Horizon, Kotaraja, pada Kamis (28/5/2026).
Acara yang bertujuan untuk menjalin kebersamaan, mempererat tali persaudaraan, serta memberikan wadah rekreasi sehat bagi para lansia ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting gereja. Turut hadir dalam acara tersebut adalah Majelis Pembina Perlansia, yakni Ibu Penatua Kon Hehanussa dan Bapak Penatua Vicky Ririhena, Ketua Majelis Jemaat Pdt. Vero Balubun, S.Si, serta Nona Vicaris. Kehadiran para pimpinan dan pendamping ini menunjukkan perhatian serius gereja terhadap kesejahteraan fisik dan rohani jemaat usia emas.
Kegiatan inti acara dipandu oleh Tim Senam Vicasera Jayapura, sebuah tim kebugaran yang dikenal dengan pendekatan latihan yang dinamis dan menyenangkan. Selama 30-45 menit, ke-40 peserta diajak melakukan serangkaian gerakan peregangan, kelenturan, dan relaksasi di dalam kolam renang.
Metode senam air dipilih karena memiliki manfaat medis yang signifikan bagi kelompok usia emas, antara lain:
Mengurangi Nyeri Sendi: Daya apung air mengurangi beban pada sendi lutut dan pinggul.
Meningkatkan Kelenturan: Gerakan di air memungkinkan rentang gerak yang lebih luas tanpa rasa sakit.
Melatih Keseimbangan: Resistensi air membantu melatih otot inti dan stabilitas tubuh.
Meredakan Stres: Kombinasi air dan gerakan ritmis memberikan efek relaksasi psikologis.
"Senam ini bukan sekadar olahraga, tapi terapi kebahagiaan. Melihat wajah-wajah bahagia bapak dan ibu lansia saat bergerak mengikuti irama musik di air, itu adalah bukti bahwa pelayanan kesehatan holistik sangat dibutuhkan," ujar perwakilan Tim Vicasera.
Semangat para peserta semakin terlihat saat mereka berganti pakaian seragam khusus berwarna oranye cerah berlogo Perlansia GPI Papua; Di bagian dada kaos tersebut terpatri slogan motivasi, "Aku Sehat, Aku Hebat, Aku Kuat."
Slogan ini bukan sekadar kata-kata, melainkan deklarasi iman dan fisik. Ke-40 lansia GPI Papua Jemaat Elim Abepura ini menunjukkan kesiapan mereka untuk terus melayani di ladang Tuhan Yesus tanpa memandang usia. Setelah sesi senam selesai sekitar pukul 18.00 WIT, acara ditutup dengan doa syukur dan doa makan yang dipimpin langsung oleh Pdt. Vero Balubun, S.Si, sambil para peserta bersiap menikmati malam kebersamaan,
Kehadiran Bpk. Leo Benaino, Ketua Komisi Pelayanan Lansia Klasis GPI Papua Jayapura, memberikan warna khusus dalam acara ini. Dalam wawancaranya dengan awak media Akrapnews Papua, Bpk. Leo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengurus dan Majelis Pembina Perlansia GPI Papua Elim Abepura.
"Ini adalah program yang sangat bermanfaat dan out of the box. Saya memberikan apresiasi luar biasa karena telah mengemas kegiatan yang tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga menyegarkan jiwa para lansia. Meskipun pesertanya 40 orang, namun kekompakan dan energinya terasa sangat besar," ungkap Leo Benaino.
Leo juga mencatat kegiatan ini sebagai masukan berharga bagi Komisi Pelayanan Lansia tingkat Klasis. Ia berencana akan mengadopsi model serupa di tahun mendatang, dengan variasi lokasi yang lebih beragam.
"Ke depan, kegiatan ini bukan saja bisa dilakukan di kolam renang, tetapi juga bisa dikembangkan di air laut atau pantai, menyesuaikan dengan kondisi geografis kita di Papua. Ini akan menjadi tren positif bagi kesehatan lansia di klasis kami," tambah Leo.
Tak lupa, Leo menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Tim Senam" Vicasera " Jayapura. Menurutnya, perpaduan gerakan senam yang tepat dengan musik yang upbeat dan hidup berhasil membuat suasana tetap energik.
"Walau kita berendam dalam air, irama musik dan gerakan olah tubuh yang dikemas oleh Tim Vicasera membuat tubuh tetap hangat dan semangat tetap membara. Ini membuktikan bahwa inovasi dalam pelayanan lansia sangat diperlukan," tutupnya.
Kegiatan Family Gathering Perlansia GPI Papua Jemaat Elim Abepura yang diikuti 40 peserta ini menjadi bukti nyata bahwa gereja hadir tidak hanya sebagai tempat ibadah rohani, tetapi juga sebagai komunitas yang peduli terhadap kesejahteraan fisik dan sosial umatnya, khususnya di masa pensiun. Dengan dukungan penuh dari pimpinan jemaat, majelis pembina, hingga tokoh seperti Nona Vicaris, para lansia siap melanjutkan peran mereka sebagai pilar iman dan teladan bagi generasi muda dengan semangat "Aku Sehat, Aku Hebat, Aku Kuat". Syowi🙏
(Redaksi Akrapnews Papua)
Kontributor ; Vicky Ririhena
Edit & Publikasi: Andi Askari Mallawa.S.Kom
0 Komentar