Persiapan menuju Pra-SMSA GPI 2025, BPH, SC, dan Panitia SMSA GPI telah mengadakan rapat pleno di Kantor GPI [Rabu,19 NOV 2025]
AKRAPNEWS-Jakarta, - ||"Gereja Protestan di Indonesia (GPI) akan mencetak sejarah dengan menggelar Pra-Sidang Majelis Sinode Am (SMSA) GPI 2025, yang diklaim sebagai sidang gereja berbasis kecerdasan buatan (AI) pertama di Indonesia. Acara yang akan berlangsung pada 21-22 November 2025 di Jakarta ini, menjadi sorotan karena upaya inovatif GPI untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjawab tantangan di era disrupsi".
Ungkap Ibu Esther Talaumbanua dari GPI AM Jakarta kepada awak media via Wa.
Menurutnya "Persidangan kali ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah momen penentuan (kairos) bagi GPI untuk memeriksa kembali panggilan dan arah pelayanannya," demikian pernyataan resminya itu dari pihak GPI. Sidang ini akan membahas berbagai isu penting terkait pelayanan gereja di tengah lanskap digital yang terus berubah, termasuk kesenjangan akses dan kapabilitas yang dihadapi jemaat ungkap Esther.
------*Adaptasi di Tengah Disrupsi*-------
Dikatakan lebih lanjut oleh Esther Talaumbanua bahwa GPI menyadari bahwa era disrupsi fundamental telah mengubah lanskap pelayanan gereja secara signifikan. Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, di satu sisi, membuka peluang baru. Namun, di sisi lain, muncul tantangan seperti kesenjangan ekonomi, penyebaran disinformasi, dan "krisis relevansi" di internal GPI.
Untuk menjawab tantangan tersebut, sidang ini akan membahas strategi-strategi inovatif, termasuk pemanfaatan teknologi AI dalam proses pengambilan keputusan. Meski detailnya belum diungkapkan, GPI berharap AI dapat membantu merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan relevan bagi jemaat di era digital.
*Fokus pada Kesetaraan dan Kapabilitas*
Dikatakan lebih lanjut oleh Esther bahwa GPI juga menyoroti pentingnya mengatasi "kesenjangan ganda" yang dihadapi jemaat, yaitu kesenjangan akses (infrastruktur dan biaya internet) dan kesenjangan kapabilitas (literasi digital, keterampilan teknis, dan literasi finansial). Sidang ini diharapkan dapat menghasilkan solusi yang tidak hanya berfokus pada penyediaan akses teknologi, tetapi juga peningkatan kapabilitas jemaat agar dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan aman.
Ibu Esther Telaumbanua dari GPI Am juga turut hadir dalam rapat pleno, berpose bersama BPK Karel Albert Ralahalu di akhir kegiatan.
-----*Rapat Pleno dan Persiapan Matang*--
Dalam persiapan menuju Pra-SMSA GPI 2025, BPH, SC, dan Panitia SMSA GPI telah mengadakan rapat pleno di Kantor GPI [Rabu,19 NOV 2025]
Pertemuan ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting GPI, seperti Bp. Karel Albert Ralahalu dan Pdt. Liesje Sumampouw. Rapat pleno ini menunjukkan keseriusan dan komitmen GPI dalam mempersiapkan sidang bersejarah ini.
------*Informasi dan Pendaftaran*------
Pra-SMSA GPI 2025 akan berlangsung pada 21-22 November 2025, pukul 09:00-13:00 WIB. Informasi lebih lanjut mengenai acara ini, termasuk agenda dan cara pendaftaran, dapat diakses melalui situs web resmi di www.sidang.online. GPI mengundang seluruh pihak untuk berpartisipasi dalam sidang bersejarah ini dan berkontribusi dalam masa depan pelayanan gereja di Indonesia. Kiranya Tuhan memberkati.
Kontributor. AKRAPNEWS. Vicky Ririhena
0 Komentar