EDITORIAL
Judul: Papua Tong Pu Tanah, Tong Pu Masa Depan
By: Humas AKRAPNEWS
Vicky Ririhena ( 05.11.2025)
Jayapura-Papua, || "Saudara-saudara basudara di seluruh Tanah Papua! Beta mau bicara sedikit dari hati ke hati". Kita ini orang Papua, punya tanah yang kaya, alam yang indah. Tapi, kadang beta lihat, kitong masih jalan di tempat. Kenapa?
Beta rasa, satu hal yang penting itu soal persatuan sebagai anak Papua. Sayangnya, kitong gampang sekali terpecah belah, masing-masing cari kepentingan sendiri, cari aman untuk diri sendiri, sampe mengorbankan sesama. Mental seperti ini tidak mencerminkan identitas budaya Papua yang telah dibangun oleh orang-orang tetua kita dahulu. Di sisi lain, soal pendidikan juga harus benar diperhatikan. Anak-anak harus belajar yang rajin, tapi yang terpenting, pendidikan kultur dan peradaban orang Papua harus dipahami. Jangan cuma pegang parang, tapi juga pegang buku, harus banyak membaca buku. Kalau kitong pintar, kitong bisa bangun Papua lebih baik. Kitong bisa jaga hutan Papua ini dengan baik, kitong bisa kelola tambang dengan benar dengan memperhatikan efek ramah lingkungan, supaya hasilnya dapat dinikmati untuk kitong semua.
Selain itu, kitong juga harus bersatu. Jangan mudah pecah belah karena perbedaan suku atau agama. Kitong semua satu, orang Papua. Kalau kitong bersatu, kitong kuat. Kitong bisa lawan semua masalah yang datang.
Beta tahu, ini bukan perkara mudah. Banyak tantangan, banyak rintangan. Tapi, beta yakin, kalau kitong kerja keras dari sekarang, dan tidak lupa topang dengan doa yang tulus, yakin dan percaya Tuhan akan mendengar doa kita. Saya yakin kitong pasti bisa. Papua bisa maju, Papua bisa sejahtera. Ini tong pu tanah, ini tong pu masa depan. Mari, kitong sama-sama bangun Papua dengan hati dan kasih!
Kontributor AKRAPNEWS: Vicky Ririhena.
0 Komentar